www.galerikerispusaka.com

Home » » CARA MEMBERSIHKAN KERIS PUSAKA

CARA MEMBERSIHKAN KERIS PUSAKA

Artikel Tentang Keris
Sebuah buku berjudul KERIS JAWA antara mistik dan nalar, yang ditulis oleh Ir.Haryono Haryoguritno pakar di bidang keris dari ITB yang juga kolektor keris menjadi rujukan bagiku. Dari sini aku tahu jika keris adalah produk adiluhung bangsa Indonesia yang di akui dunia. Pembuatannya sangat rumit, bahkan dengan teknologi yang ada saat inipun belum mampu manyamainya. Kehati-hatian dalam memegang bilah keris juga karena umumnya benda-benda ini sengaja diberi racun sejenis arsenic yang sangat mematikan.

Teknologi pembuatan keris adalah teknologi tinggi dalam penempaan logam yang ditemukan oleh para leluhur kita. Tempaan yang berlapis-lapis dengan memadukan jenis-jenis logam yang berbeda-beda menghasilkan senjata dengan keunggulan fisik dan estetika. Tak heran bila UNESCO telah mengakui keris sebagai adikarya peninggalan sejarah dunia.

Usaha-usaha untuk merawat dan melestarikan keris seringkali terkendala oleh adaanya cara-cara perawatan yang salah yang justru diturunkan secara turun temurun. Ritual-ritual yang dilakukan seringkali malah merusak keawetan dari keris. Untuk itu aku selalu berusaha melakukan cara-cara yang benar secara keilmuan untuk menghindari rusaknya fisik keris. Meskipun cara ku ini seringkali ditentang oleh para tetanggaku yang juga mempunyai pusaka-pusaka.

Berbagai macam cara merawat keris aku dapatkan, baik melalui buku, googling maupun bertanya langsung ke orang-orang yang biasa mengurus pusaka Dari mulai cara-cara yang diluar nalar dengan segala macam ritual nya sampai cara-cara logis yang ditulis oleh pakar-pakar keris.

Saat ini adalah tahun ke tiga aku merawat pusaka-pusaka ini. Cara yang aku pikir masuk akal secara logis dan keilmuan dalam merawat keris adalah sebagai berikut:

1.Keluarkan semua keris dan tombak dari sarungnya, lakukan dengan hati-hati

2.Rendam semua keris dan benda pusaka lain dalam air kelapa. biarkan selama 1 atau 1 hari, supaya karatnya rontok. Sifat air kelapa adalah asam lemah sehingga dapat menghilangkan karat-karat pada logam.

3.Taruh keris diatas papan, lalu gosok dengan jeruk nipsis dan sabuk kelapa atau sikat gigi, bersihkan sampai terlihat putih dan karat rontok.

4.Cuci bersih dengan air sabun untuk menghilangkan asam dari jeruk, asam yang tertinggal dapat merusak bilah keris (lebih baik lagi bila menggunakan buah lerak sebaagi detergen alami)

5.Keringkan dengan lap, tekan-tekan perlahan sampai semua sisa air terangkat.

6.Olesi keris dengan minyak menggunakan kuas, minyak yang digunakan adalah minyak untuk senjata atau minyak untuk mesin jahit. Minyak ini sebelumnya di tambahlkan sedikit minyak kenanga supaya harum. Penggunaan minyak wisik dan kemenyan yang dihaluskan dapat menimbulkan kerak pada bilah keris yang sulit di bersihkan.

7Angin-anginkan keris sampai kering

8.Bersihkan sarung keris dengan sabun kemudian jemur, lalu gosok dengan minyak hingga mengkilap

9.Masukan keris kedalam sarung

Sebenarnya ada satu lagi tahapan penting dalam pembersihan keris yaitu mengolesi keris dengan warangan. Warangan adalah sejenis mineral yang berbentuk Kristal dan mengandung arsenic. Fungsi warangan adalah untuk melapisi keris sehingga tidak mudah karat. Namun karena sulitnya memproleh warangan di daerahku maka tahapan ini di hilangkan. Sebagai gantinya keris harus seing-sering di olesi minyak untuk mencegah karat.

Memperhatikan keindahan keris-keris peninggalan jaman dulu mengingatkan kita betapa hebatnya nenek moyang kita menciptakan senjata ini. Senjata tradisional ini mempunyai bentuk khas, yakni bilah dengan lekuk-lekuk menawan . Keris yang baik biasanya dibuat dan ditempa dari tiga macam logam, yakni besi, baja, dan pamor. Yang disebut terakhir ini bisa berupa nikel, batu meteor, atau besi pamor.

Harga sebuah keris pusaka bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Keris-keris peninggalan raja-raja di nusantara di yakini adalah keris-keris terbaik yang dihasilkan oleh para mpu ternama pada jaman nya. Sayang nya banyak pusaka-pusaka tersebut yang saat ini justru berada di luar negeri seperti Belanda dan Amerika Serikat.

Sejarah panjang yang telah dilalui sebilah keris membuat senjata ini mempunyai arti khusus bagi para penggemarnya. Keris bagi masyarakat Jawa berhubungan erat dengan dunia gaib dan dipercaya dapat memberikan pengaruh bagi para pemiliknya. Keris-keris pusaka dipercaya dapat menambah wibawa, perlindungan, kekayaan, dan kekuasaan. Tak heran bila Pejabat-pejabat dan para pengusaha di Indonesia banyak yang mengkoleksi keris-keris pusaka.

Terlepas dari dunia metafisika yang melingkupi sebilah keris, ada satu hal yang dapat dinikmati dari sebilah keris, yaitu keindahannya. Lekuk-lekuk pada keris seingkali di hiasi oleh hiasan ornamen-ornamen yang dibuat dengan teknik khusus dalam penempaan. Ornamen itu biasa disebut pamor.

Pamor pada keris

Pola-pola yang ada pada sebilah keris merupakan hasil tempaan beberapa jenis logam. Beberapa diantaranya adalah batu meteor yang mengandung senyawa titanium, nikel dan uranium. Penambahan batu meteor ini turut memberi andil pada kekuatan dan keindahan pada sebilah keris. Pamor pada keris bermacam-macam tergantung dari kreativitas sipembuat nya. Beberapa diantaranya adalah Ngulit semangka, tambal, sumsum buron, melati rinonce, rante ,adeg, ron pakis, ilining warih, blarak ngirid, mrambut, sekar lempes dan masih banyak lagi.

Konservasi pusaka nenek moyang

Mengurus dan merawat keris hanyalah proses konservasi pusaka peninggalan nenek moyang. Aroma mistis dalam ritual-ritualnya kadangkala malah merusak fisik keris. Sesajen berupa bunga segar membuat ruangan menjadi lembab dan menyebabkan karat pada keris. Asap kemenyan dan minyak wisik atau minyak arab membuat kerak yang sulit dihilangkan pada bilah keris.

Menghilangkan ritual-ritual yang sudah turun temurun dilakukan kadang membuatku takut juga. Ritual ciptaanku sendiri yang saat ini aku gunakan, dengan berdasarkan pada logika dan rujukan dari para pakar keris. Hasilnya, beberapa pusaka berupa keris tiba-tiba menghilang dari tempat nya. Entah pergi kemana, beberapa orang tetanggaku pernah melihat seberkas cahaya biru dan merah diatas rumahku. Dalam batinku hanya berharap, mereka pergi bukan karena marah.

Sejatinya keris hanyalah ciptaan manusia maka sangat di sayangkan bila ada manusia memuja-muja keris bahkan meminta berkah. Satu hal yang jadi bahan perenungan setiap kali aku membersihkan keris ini adalah mudah-mudahan aku tidak tergoda untuk menjadi musrik. Banyak sudah orang yang menggadaikan keyakinan nya kepada benda-benda pusaka yang dianggap bertuah.

Benda-benda ini menjadi pusaka bukan karena kekuatan mistisnya tetapi karena pencapaian yang telah dibuat oleh penciptanya. Para nenek moyang pembuat keris telah membuktikan kemampuan mereka dalam mencipta senjata yang melegenda di dunia. Keris hanyalah benda mati, terlepas ada atau tidaknya roh yang bersemayam di dalam keris, tidak selayaknya kita mempercayakan takdir kita kepada benda ini.

Dilema yang selalu aku hadapi adalah disatu sisi aku takut menjadi musrik tapi disi lain aku juga harus menjalankan wasiat dari ayah ku. Dengan ilmu agama yang sangat terbatas aku selalu memulai ritual ini dengan memohon ampun kepada Allah SWT, Bahwa yang aku lakukan tak lebih dari ritual merawat peninggalan leluhurku. Mudah-mudahan Allah SWT mengampuni, karena tidak ada niat sedikitpun untuk berpaling dari Nya.

Galeri Keris Pusaka adalah Situs Web Pemaharan Jual Beli Koleksi Keris, Tombak, Pedang, Badik, Kujang dan Pusaka Kuno Lama / Kamardikan dengan Macam Jenis Tangguh Sepuh Asli dan Pamor Langka Antik. Kami juga Jual Minyak Keris Pusaka dan Pengrajin Warangka Jawa / Bali, Melayu, Bugis, Palembang dari Berbagai Kayu Bertuah. Definisi Tangguh Keris Pusaka Zaman Kerajaan Majapahit, Mataram, Singosari, Jenggolo, Kabudhan, PB, HB, Pajajaran, Cirebon, Yogyakarta, Surakarta, NomNoman, sampai Purwacarita . Fungsi Tuah Cara Kegunaan Harga Murah Mahal. Keris Sakti Ampuh, Keris Bertuah, Khodam Keris, Yoni Keris, Bentuk Model Keris. Penjual Keris Online Terpercaya Di Dunia dan Indonesia